Connect with us

Bisnis

PDB AS Meningkat pada Tingkat Tahunan Sebesar 2,9 Persen, Harga Emas Turun

Harga emas turun

BISNISREVIEW.COM – Harga emas turun pada penutupan perdagangan Kamis (26/1/2023) waktu setempat, menghentikan kenaikan lima sesi secara beruntung setelah Ekonomi Amerika Serikat (AS) tercatat tumbuh 2,9 persen pada kuartal IV/2022 dibanding kuartal sebelumnya.

Departemen Perdagangan AS melaporkan Kamis (26/1/2023) bahwa produk domestik bruto (PDB) AS meningkat pada tingkat tahunan sebesar 2,9 persen di kuartal keempat tahun 2022, meningkat pada tingkat di atas normal untuk kuartal kedua berturut-turut. Untuk tahun 2022 secara keseluruhan, PDB AS tumbuh 2,1 persen.

Mengutip Antara, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di Divisi Comex New York Exchange, merosot 12,6 dolar AS atau turun 0,65 persen ke 1.930,00 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan mencapai tingkat tertinggi sesi 1.949,80 dolar AS dan terendah 1.918,40 dolar AS. Pada perdagangan sebelumnya, emas berjangka naik 7,20 dolar AS atau 0,37 persen menjadi 1.942,60 dolar AS pada Rabu (25/1/2023), setelah naik 6,80 dolar AS atau 0,35 persen menjadi 1.935,40 dolar AS pada Selasa (24/1/2023), dan menguat 0,40 dolar AS atau 0,02 persen menjadi 1.928,60 dolar AS pada Senin (23/1/2023).

Dolar AS juga menguat mengikuti data PDB, sehingga meredam daya tarik emas karena membuat harga logam kuning lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Kemunduran emas pada Kamis (26/1/2023) sebagian disebabkan oleh angka PDB AS yang lebih baik dari perkiraan untuk kuartal keempat tahun lalu.

“Emas sedikit melemah karena data PDB AS yang lebih baik dari perkiraan mendukung argumen bahwa Fed masih dapat memberikan soft-landing terhadap ekonomi versus kekhawatiran resesi,” kata Ed Moya, analis di platform perdagangan daring OANDA. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis