Connect with us

Perhotelan

Pemerintah Terbitkan Surat Edaran Baru, Tempat Wisata Ditutup Selama Idul Adha

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

BISNISREVIEW.COM – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, berkaca pada pengalaman libur panjang sebelumnya yang mengakibatkan peningkatan laju penularan Covid-19.

Sejalan dengan pemerintah menerbitkan aturan baru untuk memperketat mobilitas masyarakat selama masa liburan hari raya Idul Adha. Sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran (SE) nomor 15 tahun 2021 tentang Pembatasan Aktivitas Masyarakat selama Libur Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah dalam masa Pandemi Covid-19. SE tersebut berlaku mulai 18 juli 2021 sampai 25 juli 2021.

Terkait itu, Wiku menyebut, salah satu aturan dalam SE tersebut mengenai pembatasan aktivitas di tempat wisata.

“Terkait pembatasan aktivitas di tempat wisata yang sangat potensial menyebabkan kerumunan jika tidak diantisipasi dengan baik. Yaitu penutupan tempat wisata di seluruh Pulau Jawa dan Bali, serta wilayah yang menjalankan PPKM diperketat,” ujar Wiku dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/7/2021) malam.

Wiku mengatakan, jika tidak ada upaya pencegahan lonjakan Covid-19, maka bisa terjadi kenaikan kasus bisa mencapai 4 kali lipat pada periode libur Natal dan tahun baru 2021 dan kenaikan kasus mencapai 5 kali lipat pasca periode libur Idul Fitri 2021.

Namun demikian, Wiku menjelaskan, untuk wilayah non-PPKM Darurat dan non-PPKM Mikro, tempat wisata dapat tetap beroperasi. Yakni beroperasi dengan kapasitas maksimal 25% dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu, terkait pembatasan silaturahmi oleh masyarakat. Yakni seluruh masyarakat dihimbau silaturahmi secara virtual. Posko desa/kelurahan dan anggota RT/RW membatasi wilayahnya dengan tidak menerima tamu dari luar daerahnya dan membatasi agar warganya tidak berinteraksi dengan kerabat lain yang bukan satu rumah.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati mengatakan, dengan adanya SE Satgas Covid-19 nomor 14 tahun 2021, mobilitas masyarakat sudah turun signifikan. Penurunan pada angkutan udara mencapai 70% dan penurunan pada transportasi darat mencapai 40%.

Lalu, penurunan pada angkutan penyeberangan mencapai 39%, pada angkutan laut turun 40%. Serta penurunan yang menggunakan moda kereta api antar kota/perkotaan hingga 86%. Penurunan juga terjadi pada KRL setelah pemberlakukan syarat STRP bagi pekerja esensial dan kritikal saja mencapai 58%.

“Sebenarnya mobilitasnya sudah turun signifikan, namun demikian dalam situasi libur Idul Adha, ini kan ada juga tradisi masyarakat kita yang melakukan semacam pulang kampung atau perjalanan lain terkait dengan kegiatan keagamaan. Inilah yang harus diantisipasi,” jelas Adita. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Perhotelan

  • Yunindra Hardino Dilantik Jadi General Manager Untuk Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung 

    BISNISREVIEW.COM, Bandung— Swiss-Belresort  Dago  Heritage  Bandung  mengumumkan pengangkatan Mr. Yunindra Hardino sebagai General Manager baru, menandai babak baru bagi resort dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi pilihan di Bandung untuk wisata leisure, keluarga, golf, dan MICE. Dengan pengalaman hampir dua dekade di industri perhotelan, Yunindra membawa latar belakang operasional yang kuat dari berbagai jaringan hotel internasional di Indonesia. Perjalanan kariernya dimulai pada tahun 2007 sebagai Guest Service Agent, kemudian berkembang melalui berbagai posisi di bidang Front Office dan Rooms Division hingga menduduki posisi manajemen senior. Perjalanan profesionalnya mencakup Novotel & Ibis Balikpapan, Novotel Banjarmasin Airport, Grand Mercure Bandung Setiabudi, Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention, Mercure Jakarta Gatot Subroto, Mercure Pangkalan Bun, serta Herloom Hotel & Residence BSD, tempat terakhir ia menjabat sebagai Residence Manager. Perjalanan karier yang dimulai dari lini terdepan hingga posisi manajemen senior tersebut membentuk gaya kepemimpinannya yang berorientasi pada people development, operational excellence, guest satisfaction, serta pengembangan tim. Memimpin dengan Pengalaman, Menginspirasi melalui Hospitality  Dalam peran barunya di Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung, Yunindra akan melanjutkan berbagai kekuatan yang telah dimiliki resort sekaligus menghadirkan peningkatan berkelanjutan dalam pengalaman tamu. “Saya bersyukur atas kesempatan untuk memimpin Swiss-Belresort Dago  Heritage Bandung. ...

  • SAHID Sukho Hotel Tangerang Gandeng SAHID Hotels & Resorts, Tingkatkan Daya Saing Perhotelan

    Ket photo : President Director SAHID Hotels & Resorts Hariyadi B. Sukamdani bersama President...

  • Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast   

    BISNISREVIEW.COM, Bandung — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage mengajak para...

  • Fraser Residence Sudirman, Jakarta Hadirkan Hunian dengan Tampilan Baru.

    BISNISREVIEW.COM , Jakarta – Semakin meningkatnya permintaan akan akomodasi premium untuk masa tinggal lebih...