Connect with us

Bisnis

Perekonomian Tahun Ini Lebih Menantang, Ekonom Harap Investor Pasar Modal Tak Terlalu Agresif dalam Berinvestasi

Hardi Fardiansyah, Pengamat Ekonomi dan Hukum Nasional

BISNISREVIEW.COM – Karena dinilai Perekonomian pada 2023 berpotensi lebih menantang dibanding tahun lalu.

Potensi perlambatan ekonomi akan jauh lebih besar. Hal itu diperparah konflik geopolitik Ukraina dan Rusia yang masih bergulir.

Ekonom Nasional Hardi Fardiansyah berharap agar investor pasar modal untuk tidak terlalu agresif dalam berinvestasi dan perlu meningkatkan perhatian terhadap kondisi makro ekonomi global.

Baca Juga: https://bisnisreview.com/komunitas-perokok-bijak-nilai-larangan-pemerintah-soal-penjualan-rokok-ketengantak-masuk-akal/

“Jka suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed lanjut naik tahun ini, maka kemungkinan industri perbankan akan berhati-hati menyalurkan kredit. Tanpa penyaluran kredit yang ideal, ekonomi diperkirakan sulit bergerak lebih gesit,” ujar Hardi kepada Bisnisreview.com, Senin (2/1/2023).

menurut Hardi, investor harus terbiasa dengan kondisi ekonomi yang berhadapan dengan inflasi pada tahun 2023 ini.

“Meskipun demikian, saya menilai prospek ekonomi berpotensi stagflasi, prospek investasi belum tentu negatif. Pasalnya, pasar modal selalu lebih dulu bergerak daripada sektor riil,” tandasnya.

Untuk menghadapi volatilitas tahun 2023, dosen STIH Dharma Andigha ini menyarankan kepada investor untuk melengkapi aset kelasnya dalam berinvestasi. Dia menyebut yang paling menarik sepanjang tahun lalu adalah dana asing yang keluar sangat besar pada instrumen investasi Surat Berharga Negara (SBN).

“Akan tetapi, pada akhir tahun 2022, dana asing pada SBN mulai marak masuk kembali, yang akan lanjut masuk ke SBN dan saham Indonesia pada tahun ini,” lontar Hardi.

Baca Juga: https://bisnisreview.com/sri-mulyani-menandatangani-dokumen-dokumen-sebelum-tahun-2022-berakhir/

Kendati dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi, namun Hardi optimistis melihat kondisi perekonomian Indonesia tahun ini. Mengingat, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dicabut pemerintah secara menyeluruh sehingga bisa lebih memutar roda perekonomian.

“Di tengah gejolak ekonomi global yang belum mereda, ekonomi Indonesia terus menunjukkan ketahanan dan prospek yang baik. Maka itu yang membuat saya optimistis terhadap pertumbuhan perekonomian tanah air kita,” tutupnya. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis