Connect with us

Perhotelan

Seiring Disahkannya RUU Kesehatan, RS Mandaya Royal Puri Turunkan Biaya Mammografi dan Mampu Bersaing dengan RS Internasional

BISNISREVIEW.COM – Rancangan Undang Undang Kesehatan baru saja disahkan oleh DPR RI pada Selasa (11/7/2023) lalu. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyampaikan bahwa salah satu aspek yang disempurnakan dalam Undang Undang Kesehatan adalah perubahan dari fokus mengobati menjadi mencegah.

Sejalan dengan UU Kesehatan baru ini Mandaya Royal Hospital Puri juga siap dan mampu bersaing dengan rumah sakit di level internasional, sehingga masyarakat Indonesia tidak perlu lagi keluar negeri.

President Director Mandaya Hospital Group (MHG), dr. Benedictus Widaja, menyampaikan bahwa dampak perubahan fokus yang digagas oleh pemerintah ini sejalan dengan Pusat Kanker dan Tumor Payudara Mandaya Royal Hospital Puri.

“Misalnya pada kanker payudara, fokusnya bukan lagi mengobati saat stadium lanjut, namun dialihkan dengan mencegah kanker tersebut berkembang dengan cara melakukan deteksi dini berkalu dengan USG Payudara atau Mammografi dan di Mandaya Royal Hospital Puri harga pengecekan payudara ini sangat terjangkau hanya Rp. 399.000 untuk USG Payudara atau Mammografi yang biasanya mencapai 800 ribu hingga 1 juta rupiah,” ujarnya.

Mandaya Royal Hospital memiliki alat Highly Precise Image 3D Mammography with Latest Dual Tomosynthesis Technology. Selain itu, terdapat pula pemeriksaan lain dengan menggunakan Accurate Breast Cancer Biomarkers with IHC Technology Immunohistochemistry, Breast Magnetic Resonance Imaging (MRI) hingga teknologi High Gradient Radiotherapy Electa Versa HD yang digunakan juga di MD Anderson Cancer Center, USA.

“Biasanya alasan utama masyarakat kita tidak mau memeriksakan payudaranya secara rutin adalah karena takut terjadi sesuatu. Padahal faktanya delapan dari sepuluh benjolan payudara bukanlah kanker melainkan hanya tumor jinak. Di Mandaya Royal kami berorientasi pada Tindakan yang disebut “Lumpektomi” atau “Breast Conserving Surgery” yaitu pengangkatan benjolan payudara tanpa melakukan pengangkatan payudaranya. Kami paham payudara merupakan bagian tubuh yang sangat berharga bagi Wanita, tentu kita harus berusaha mempertahankannya” papar dr. Arif Kurniawan Sp.B (K) Onk.

Mandaya Royal Hospital Puri (MRHP) adalah bagian dari Mandaya Hospital Group (MHG) yang merupakan anak perusahaan Selaras Holding Group di bidang kesehatan.

Mengusung tema “A Hospital Like No Other”, MRHP mengedepankan konsep patient and family experience untuk mengoptimalkan peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan bagi pasien dan keluarganya. Mandaya Royal Hospital Puri memiliki Center of Excellence Oncology, Jantung, Saraf dan Otak serta lebih dari 16 poli pendukung lainnya.

MRHP dirancang untuk menjadi rumah sakit rujukan nasional dan regional. Rumah sakit kami memiliki kapasitas rawat inap untuk lebih dari 400 pasien, 10 ruang operasi, lebih dari 100 ruang pemeriksaan rawat jalan, didukung lebih dari 170 dokter spesialis dan peralatan yang modern serta canggih seperti mesin radioterapi, ruang operasi hibrid, dan masih banyak lagi. Mandaya Royal Hospital Puri mengharapkan lebih dari ribuan kunjungan pasien setiap harinya. (BR/Arn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Perhotelan

  • Yunindra Hardino Dilantik Jadi General Manager Untuk Pimpin Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung 

    BISNISREVIEW.COM, Bandung— Swiss-Belresort  Dago  Heritage  Bandung  mengumumkan pengangkatan Mr. Yunindra Hardino sebagai General Manager baru, menandai babak baru bagi resort dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi pilihan di Bandung untuk wisata leisure, keluarga, golf, dan MICE. Dengan pengalaman hampir dua dekade di industri perhotelan, Yunindra membawa latar belakang operasional yang kuat dari berbagai jaringan hotel internasional di Indonesia. Perjalanan kariernya dimulai pada tahun 2007 sebagai Guest Service Agent, kemudian berkembang melalui berbagai posisi di bidang Front Office dan Rooms Division hingga menduduki posisi manajemen senior. Perjalanan profesionalnya mencakup Novotel & Ibis Balikpapan, Novotel Banjarmasin Airport, Grand Mercure Bandung Setiabudi, Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention, Mercure Jakarta Gatot Subroto, Mercure Pangkalan Bun, serta Herloom Hotel & Residence BSD, tempat terakhir ia menjabat sebagai Residence Manager. Perjalanan karier yang dimulai dari lini terdepan hingga posisi manajemen senior tersebut membentuk gaya kepemimpinannya yang berorientasi pada people development, operational excellence, guest satisfaction, serta pengembangan tim. Memimpin dengan Pengalaman, Menginspirasi melalui Hospitality  Dalam peran barunya di Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung, Yunindra akan melanjutkan berbagai kekuatan yang telah dimiliki resort sekaligus menghadirkan peningkatan berkelanjutan dalam pengalaman tamu. “Saya bersyukur atas kesempatan untuk memimpin Swiss-Belresort Dago  Heritage Bandung. ...

  • SAHID Sukho Hotel Tangerang Gandeng SAHID Hotels & Resorts, Tingkatkan Daya Saing Perhotelan

    Ket photo : President Director SAHID Hotels & Resorts Hariyadi B. Sukamdani bersama President...

  • Cita Rasa Halloween: Swiss-Belresort Dago Heritage Hadirkan Menu Spesial Haunted Feast   

    BISNISREVIEW.COM, Bandung — Dalam menyambut musim Halloween tahun ini, Swiss-Belresort Dago Heritage mengajak para...

  • Fraser Residence Sudirman, Jakarta Hadirkan Hunian dengan Tampilan Baru.

    BISNISREVIEW.COM , Jakarta – Semakin meningkatnya permintaan akan akomodasi premium untuk masa tinggal lebih...