Bisnis
Seiring Investor Menanti Rilis Data China, Bursa Asia Cenderung Menguat
BISNISREVIEW.COM – Para investor menanti rilis data perdagangan China untuk bulan Juni 2021. Data tersebut akan menjadi penentu arah bursa selanjutnya.
Hal itu memicu penguatan Bursa Asia sehingga cenderung menguat pada awal perdagangan hari ini. Selasa (13/7/2021) pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 terlihat menguat 0,95% ke 28.841,78. Namun, indeks Hang Seng naik 0,65% ke 27.694,03.
Indeks Taiex berhasil menguat 1,04% ke 17.999,32. Sedangkan indeks Kospi juga naik 0,66% ke 3.267,76. Dan indeks ASX 200 pun menguat 0,48% ke 7.368,9.
Sementara itu, FTSE Straits Times menguat 0,74% ke 3.170,49 dan FTSE Malay KLCI naik 0,42% menjadi 1.519,26.
Pergerakan bursa di kawasan ini sejalan dengan keunggulan Wall Street di sesi sebelumnya. Pada akhir perdagangan Senin (12/7/2021), Wall Street cetak rekor penutupan tertinggi.
Di mana, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,36%, indeks S&P 500 menguat 0,35% dan indeks Nasdaq Composite bertambah 0,21%.
Pelaku pasar pun masih cemas terhadap laju penyebaran virus corona varian Delta di sejumlah negara di Asia. Hal tersebut dapat menjadi penahan laju bursa Asia.
Indeks dolar AS berada di posisi 92,21. Angka ini melemah dari posisi sebelumnya 92,7. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 110,30 per dolar AS. (BR/Arum)