Pertanian
UMKM Kabupaten Meranti Bersama Dr. Saptarining Wulan Gelar Pelatihan Pengolahan Produk Turunan Sagu
BISNISREVIEW.COM – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Meranti, Provinsi Riau bersama Dr. Saptarining Wulan, S.Si, MM, Guru Besar Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti menggelar Pelatihan Pengolahan Produk Turunan Sagu.
Saptarining mengatakan, pelatihan ini sangat penting untuk dilaksanakan, agar pelaku UMKM di Kabupaten Meranti menjadi bertambah pengetahuan serta terampil dalam mengelola sagu sebagai usaha perdagangan.

Bersama Bupati Meranti, Muhammad Adil
“Pelatihan seperti ini harus terus dilakukan agar masyarakat bisa menambah pengetahuan dalam pengolahan produk sagu untuk dipasarkan,” kata Saptarining dalam sebuah tulisan, dikutip Bisnisreview, Senin (20/2/2023).
Baca Juga : https://bisnisreview.com/hadapi-resesi-global-ekonom-umkm-perlu-dilibatkan/
Menurut dia, sagu memiliki potensi besar sebagai praduk alami yang kaya akan karbohidrat ini tentunya dapat dikonsumsi masyarakat karena baik untuk kesehatan.
“Dari tepung sagu itu kita bisa produksi aneka makanan yang tidal kalah dari produksi makanam modern salah satunya mie sagu. Namun melalui pelatihan ini kita terapkan berbagai macam pengolahan produk turunan sagu,” jelasnya.
Ia berharap pelatihan ini dapat berperan dalam memenuhi kebutuhan pasar lokal jajanan, terutama untuk suguhan makanan para tamu Dinas terkait juga instansi lainnya dalam rangka pemberdayaan umkm di Kabupaten Meranti.

Para peserta pelatihan pengolahan produk turunan sagu
“Saya berharap, dari pelatihan Pengolahan Produk Turunan Sagu ini dapat melahirkan pelaku usaha kuliner sagu dan dapat berperan dalam memenuhi pasar lokal,” harapnya.
Hadir dalam acara ini: Opung Parlindungan Harahap selaku Pengawas Koperasi Tasmin Asia Galilea, juga Wakil Ketua Umum UMKM Naik Kelas Bidang Pertanian dan Perkebunan. Hadir juga Ayuk Ocha Febriyanti, Pelopor UMKM Bogor.
Acara ini juga di dukung sepenuhnya oleh Bupati Meranti Muhammad Adil, dengan kehadirannya mencicipi makanan yang dihasilkan oleh para peserta. Hadir juga Dinas Perdagangan Kabupaten Meranti.
Selain Bupati Meranti, acara ini juga didukung sepenuhnya oleh bapak Hendra Simatupang, Ketua IKM Sungai Tohor Kabupaten Meranti.

Sedang mempresentasikan pengolahan sagu
Pada kesempatan itu, Opung mengatakan, pihaknya sangat apresiasi atas pelatihan pengolahan produk turunan sagu ini. Karena menurut Opung dari sinilah kita bisa belajar untuk lebih kreatif dalam menyediakan makanan olahan sagu sebagai makanan terbaik.
“Sagu sumber karbohidrat paling tinggi sejatlinya dapat menjadi pengganti beras yang banyak mengandung gula. Maka itu perlu disosialisasikan lebih luas tentang makanan sagu,” ujar Opung.
Untuk mensosialisasikan lebih luas, kata Opung, pihaknya akan menggelar Expo Sagu Internasional. Kegiatan ini dilaksanakan agar dunia tahu bahwa sagu memiliki potensi besar dan aman untuk dikonsumsi.
“Expo Sagu Internasional ini sudah kami jadwalkan adalah bulan Juni tahun ini dan bertempat di Bogor. Kami akan menghadirkan peserta dari sejumlah negara,” tegasnya. (BR/Arum)