Bisnis
Wujudkan Gerakan Penggunaan Kompor Induksi, PLN Bersama 9 BUMN, Sektor Konstruksi dan BTN Jalin Kerja Sama
Salah satu upaya untuk mendorong penyerapan konsumsi energi dalam negeri secara optimal adalah dengan mengajak masyarakat untuk dapat beralih menggunakan kompor induksi.
BISNISREVIEW.COM – Berupaya untuk mewujudkan gerakan penggunaan kompor induksi. Perusahaan Listrik Negara (PLN) bersama 9 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor Konstruksi dan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerjasama. Program ini dianggap sangat penting, untuk itu perlu direalisasikan.
Kerjasama tersebut tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman yang disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Penandatanganan tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi Nasional demi mewujudkan energi bersih.
Menteri BUMN, Erick Thohir menjelaskan, tujuan dari nota kesepahaman ini adalah untuk meningkatkan penggunaan kompor induksi di sektor rumah tangga, serta mengurangi impor LPG dan penghematan devisa negara.
“Melalui sinergi BUMN dalam mendorong gerakan penggunaan kompor induksi, dapat mengurangi biaya impor energi dan mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional,” ujar Erick dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (31/3/2021).
Menurut Erick, sinergi ini merupakan langkah konkrit dari BUMN dalam upaya mendorong peningkatan ketahanan energi nasional yaitu dengan memastikan penyerapan energi dalam negeri.
“Program ini sangat bermanfaat bagi berbagai kalangan sehingga perlu digaungkan secara berkelanjutan dengan skala yang lebih besar,” tandasnya.
Dalam sinergi ini, lanjut dia, terdapat dua poin yang menjadi landasan utama. Pertama, mendorong penggunaan kompor induksi pada proyek unit perumahan dan apartemen yang sedang atau akan dibangun.
Kedua, menciptakan kemudahan kepada mitra kerja yang menerapkan program konversi kompor LPG ke kompor induksi.
“Melalui gerakan penggunaan kompor induksi ini diharapkan penggunaan energi bersih dan energi dalam negeri bisa lebih masif, dan secara langsung mendorong kemandirian dan ketahanan energi,” ujarnya.
Sebagai informasi, 9 BUMN Konstruksi tersebut yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero) Tbk, PT Brantas Abipraya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero), PT Amarta Karya (Persero), PT Nindya Karya (Persero), dan Perum Perumnas.
Sementara itu,Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, mengungkapkan apresiasinya atas dukungan Kementerian BUMN dan seluruh BUMN Karya yang terlibat dalam sinergi BUMN untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional serta gerakan penggunaan kompor induksi ini.
“Salah satu upaya untuk mendorong penyerapan konsumsi energi dalam negeri secara optimal adalah dengan mengajak masyarakat untuk dapat beralih menggunakan kompor induksi, tanpa harus bergantung kepada kompor gas,” pungkasnya.(BR/Arum)