Connect with us

Bisnis

Seiring Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2023 Stabil di Level 5%, IHSG Lanjutkan Penguatan

BISNISREVIEW.COM – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada awal pekan, Senin (5/2/2024) seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2023 stabil di level 5%.

Rentang pergerakan IHSG saat ini berada dikisaran 7.100 hingga 7.300. Rekomendasi saham hari ini BREN, UNVR, KLBF, INKP.

Dari sisi sektoral industri, sektor yang saat ini masih menunjukkan momentum positif ada pada sektor non-cyclical (UNVR, HMSP, CPIN, AMRT) dan healthcare (KLBF, MIKA, SIDO, HEAL).

Sektor yang saat ini masih menunjukkan momentum negatif ada pada sektor finansial (BBCA, BBRI, BMRI, ARTO), cyclical (MSIN, ACES, MAPI, SCMA), industrial (ASII, UNTR, IMPC, ARNA), dan energy (ADRO, PTBA, PGAS, AKRA).

Baca Juga: IHSG Dibuka Melemah 0,14% ke Level 7.143, Saham BMRI Direkomendasikan

Sektor yang menunjukkan mulai terbatasnya momentum positif ada pada sektor infrastruktur (TLKM, TBIG, JSMR, WIKA) dan basic material (TPIA, MDKA, INKP, INTP).

Analis RHB Sekuritas Indonesia Muhammad Wafi menyampaikan IHSG terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA20 namun dengan volume rendah.

Meski berpeluang melakukan koreksi teknikal, namun selama bertahan diatas garis MA20 maka berpeluang untuk kembali rebound menuju fase bullish.

“Namun jika kembali breakdown garis MA20 maka berpeluang untuk kembali menguji support garis MA50,” paparnya dalam publikasi riset.

Sektor yang menunjukkan mulai terbatasnya momentum negatif ada pada sektor properti (PWON, BSDE, CTRA, DMAS), teknologi (GOTO, EMTK, DCII, BUKA), dan transportasi (TMAS, SMDR, ASSA, BIRD).

Secara sektor momentum, disarankan agar mengurangi kepemilikan di sektor yang secara momentum negatif dan menambah kepemilikan pada sektor yang secara momentum positif.

Untuk sektor yang secara momentum sudah bottom dapat melakukan strategi akumulasi secara berkala. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis