Connect with us

Bisnis

Awali Januari Effect, IHSG Berpeluang Melanjutkan Bulish Jangka Pendek

Ilustrasi, IHSG berpeluang melanjutkan bulish

BISNISREVIEW.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (4/1/2023) berpeluang Melanjutkan bulish jangka pendek untuk mengawali rangkaian januari effect. IHSG menguat 0,55% ke posisi 6.888.75 hingga penutupan pasar kemarin, Selasa (3/1/2023).

Head of Research NH Korindo Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menyoroti, pergerakan IHSG kemarin juga didukung oleh realisasi pendapatan negara dalam APBN 2022 yang mencapai Rp 2.626,4 triliun, melampaui target Rp 2.266,2 triliun atau naik 30.6% secara tahunan (YoY).

Baca Juga:https://bisnisreview.com/presiden-buruh-nilai-pasal-pada-perppu-no-2-tahun-2022-buka-peluang-untuk-semua-pekerjaan-menggunakan-outsourcing/

Realisasi pendapatan negara tersebut ditopang penerimaan pajak, bea & cukai, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang juga di atas ekspektasi. “IHSG pun semakin mantap melanjutkan up-swing bullish jangka pendek. Bergerak menuju target 6.950-6.960 hingga ke level psikologis 7.000,” kata Liza seperti dikutip dari Kontan.co.id, Rabu (4/1/2023).

Target tersebut sekaligus menjadi area resistance IHSG hari ini. Sedangkan untuk support IHSG, Liza memprediksi berada di posisi 6.850-6.815 dan 6.750-6.700.

Dari eksternal, Indeks Wall Street ditutup melemah mengawali hari perdagangan saham pertama Amerika Serikat (AS) di tahun 2023. Dow Jones melemah tipis 10 point dipicu oleh merosotnya saham Tesla dan Apple masing-masing 12,2% dan 3,7%.

Dolar AS menguat menyambut FOMC Meeting Minutes dengan ekspektasi sinyal lebih banyak pengetatan kebijakan moneter. Sederet data ekonomi penting dinantikan pelaku pasar seperti ISM Manufacturing PMI Desember serta JOLTs Job Openings November yang akan memberikan petunjuk arah perekonomian AS. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis