Bisnis
Diminati Investor Dengan Terjadi Kelebihan Permintaan, Harga Saham SAGE Naik 23 Persen ke Rp123 Per Saham
BISNISREVIEW.COM – PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (8/3/2023). Hingga Pukul 10.40 WIB, harga saham SAGE naik 23% ke Rp 123 per saham.
Perusahaan ini menunjuk PT Danatama Makmur Sekuritas sebagai Lead Underwriter.
Perwakilan PT Danatama Makmur Sekuritas Sebastian Santoso menjelaskan bahwa selama masa penawaran umum, saham SAGE cukup diminati oleh investor dengan terjadi kelebihan permintaan.
“Rangkuman hasil Masa Penawaran Umum menunjukkan ada kelebihan permintaan terhadap porsi penjatahan terpusat sebesar 42,6 kali,” ujarnya Rabu (8/3/2023).
Direktur Utama PT Saptausaha Gemilangindah Tbk Edward Halim mengatakan, Saptausaha Gemilangindah yang bergerak di bidang real sestat ini mulai beroperasi sejak tahun 2017 dan melakukan penjualan pada akhir 2019.
Tidak sampai setahun berselang, sekitar 280 unit yang dipasarkan dalam 3 tahap pertama telah ludes terjual.
“Lokasi yang strategis di Cibinong sebagai ibukota Kabupaten Bogor dan penyangga metropolitan Jakarta, serta kedekatannya dengan pusat pemerintahan, merupakan daya tarik tersendiri bagi calon penghuni dan investor yang melakukan pembelian,” katanya.
Melalui perolehan dana IPO, SAGE akan melanjutkan pengembangan proyek Cibinong New City. Namun, porsi terbesar akan digunakan untuk pembayaran utang pembelian tanah sebesar Rp 113,2 miliar.
Pada Penawaran Umum Perdana saham (IPO) ini, SAGE menerbitkan saham baru sebanyak 1,61 miliar saham yang mewakili 20,04% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Adapun harga penawaran ditetapkan sebesar Rp 100 per saham, sehingga SAGE meraup dana sekitar Rp 161 miliar.
Setiap 1 waran memberikan hak kepada investor SAGE untuk dapat membeli 1 saham baru yang dikeluarkan dari portepel. Waran ini dapat ditebus mulai tanggal 8 September 2023 hingga 7 Maret 2025 dengan harga pelaksanaan Rp 110. (BR/Arum)