Connect with us

Bisnis

Ekonom: Fasilitas Minyak Saudi Aramco Diserang Kelompok Houthi Yaman, Harga Minyak Mentah Naik

Pengamat Ekonomi dan Hukum Nasional, Hardi Fardiansyah

BISNISREVIEW.COM – Pengamat Ekonomi dan Hukum Nasional, Hardi Fardiansyah mengungkapkan, harga minyak mentah dunia naik setelah Kelompok Houthi Yaman mengklaim telah menyerang fasilitas minyak yang dimiliki oleh Saudi Aramco dengan rudal. Serangan ini membuat harga minyak naik setelah di awal sesi sempat mengalami tekanan.

Kelompok Houthi yang didukung Iran telah mengklaim bahwa mereka berada di balik serangan yang membuat kebakaran hebat di kota Jeddah. Selain itu, kata Hardi, mereka juga telah menggunakan pesawat tak berawak untuk menyerang kilang di Ras Tanura dan Rabigh.

“Akibat Saudi Aramco diserang, minyak mentah dunia naik. Minyak Brent ditransaksikan seharga US$ 119,24 per barel, naik 0,18%,” kata Hardi dalam tulisannya diterima Bisnisreview.com, Rabu (30/3/2022).

Baca Juga: https://bisnisreview.com/terkuak-kasus-dugaan-money-laundering-binomo-melalui-kripto-mengalir-ke-uae-dan-internasional-country-lainnya/

Perdagangan minyak jenis Brent, sampai hari ini diperkirakan bergerak di kisaran terendah US$ 115,21 per barel dan tertinggi US$ 120,88 per barel.

Menurut Hardi, selama periode perang, harga minyak mentah dunia dunia tetap melonjak dan kemungkinan bisa terjadi kelangkaan.

“Jika fasilitas minyak milik Saudi Aramco bekum berproduksi, saya kira harga minyak tidak bisa turun. Sebab penghasilan minyak mentah terbesar dunia ada di Saudi Aramco,” terangnya.

Lebih lanjut, Hardi mengatakan, dua hari yang lalu minyak mentah dunia naik. Minyak Brent ditransaksikan seharga US$ 114,26 per barel, naik dua% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

“Perdagangan minyak jenis Brent, hari ini diperkirakan bergerak di kisaran terendah US$ 112,9 per barel dan tertinggi US$ 114,86 per barel,” tutur Hardi.

Baca Juga: https://bisnisreview.com/perkuat-ketahanan-ekonomi-dan-aset-budaya-relictum-ecosystem-indonesia-solusi-defi-nft-web-3-0-diluncurkan-di-idcex-east-java-2022/

Gerakan Houthi yang bersekutu dengan Iran yang telah memerangi koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi selama tujuh tahun meluncurkan rudal ke fasilitas Aramco di Jeddah dan drone di kilang Ras Tanura dan Rabigh.

“Pasar, yang sudah menghindari pasokan minyak Rusia, memiliki hal lain yang perlu dikhawatirkan dengan serangan Houthi yang berpotensi berdampak pada produksi Arab Saudi,” katanya. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis