Bisnis
Hadirkan Customer Experience, BNI Targetkan Melakukan Transformasi Pada 210 Haringan Outlet
BISNISREVIEW.COM – Tahun 2023, PT. Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menargetkan melakukan transformasi pada 210 jaringan outlet. Perseroan akan menghadirkan customer experience yang berbeda dalam memenuhi kebutuhan layanan transaksi nasabah.
Direktur Jaringan dan Layanan BNI Ronny Venir mengatakan, target jangka menengah transformasi jaringan kantor telah disiapkan dan skenario konservatif dan agresif juga dipertimbangkan.
“Saat ini perseroan terus melakukan penataan jaringan kantor di tengah perkembangan digitalisasi. Selain memangkas jumlah kantor, kami terus melakukan transformasi pada kantor cabang yang sudah ada,” kata Ronny seperti dikutip dari Kontan.co.id, Rabu (21/12/2022).
Menurut Ronny, perseroan menargetkan seluruh jaringan outlet atau kantor didigitalkan ke depannya. Untuk mencapai target itu, tambah dia, BNI perlu strategi yang matang dan dieksekusi secara bertahap mengingat berbagai tantangan yang ada, mulai dari literasi keuangan masyarakat yang masih rendah hingga literasi digital masyarakat yang perlu ditingkatkan.
“Untuk menjawab tantangan itu, BNI tetap mempertahankan jaringan kantor dalam melayani kebutuhan serta menjaga dan meningkatkan kepercayaan Nasabah. Interaksi tatap muka masih di-perlukan untuk produk yang komprehensif, selain itu relasi dengan Nasabah menjadi kunci penting dalam memberikan customer experience untuk mendorong migrasi transaksi Nasabah ke arah digital,” katanya.
Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan pendapatan transaksi dari yang sebelumnya masih didominasi pendapatan transaksi di Outlet menjadi berasal dari Channel Digital BNI.
Per November 2022, jaringan kantor BNI mencapai 2.047 outlet. Ini terdiri dari 17 Kantor Wilayah, 195 Kantor Cabang, 1.094 Kantor Cabang Pembantu (KCP), 522 KK dan 66 payment point.
Sisanya sebanyak 71 outlet merupakan kantor fungsional yang terdiri dari 62 Sentra Bisnis dan 9 Outlet money changer serta didukung dengan 16.125 ATM/CRM dan 226 BNI DigiCS.
Jika dibandingkan dengan akhir tahun lalu, jumlah kantor ini sudah berkurang banyak. Berdasarkan materi presentasi kinerja BNI 2021, total outlet BNI masih berjumlah 2.250 unit.
Ronny menambahkan, BNI melakukan perubahan pada forma layout outlet dan layanan berbasis digital dengan empat format sejalan dengan perubahan behavior masyarakat.
Pertama, Super Flagship. Ini merupakan Supermarket Finansial untuk seluruh segmen yang memberikan produk dan layanan yang lengkap termasuk dari perusahaan anak.
Kedua, Business Flagship. Ini Pusat Layanan Terpadu untuk Komunitas Bisnis dengan memberikan fasilitas produk dan layanan yang memenuhi semua kebutuhan transaksi bisnis khususya di area tersebut.
Ketiga, Thematic. BNI memberikan pengalaman yang mendalam sesuai dengan tema lokasi dan target persona, misal F&B corner dan fasilitas lainnya yang disesuikan dengan tema outlet seperti tourism corner dan education corner.
Keempat, Digital First atau pusat layanan digital. Ini khusus untuk fast moving customer yang dilayani serba digital.
Secara bertahap, format layout channel atau outlet dan layanan berbasis digital tersebut akan diimplementasikan terhadap beberapa Outlet sesuai tipe area lokasinya. Kemudian untuk Outlet – Outlet yang tidak termasuk kategori keempat tadi bakal dinamakan Outlet Smart Konvensional yang dilengkapi mesin – mesin digital.
Beberapa journey diberikan BNI ke Nasabah dalam memberikan pengalaman nasabah seperti pada Kantor Cabang Pembantu (KCP) Crea di Nusa Dua – Bali yang baru diresmikan November lalu.
Outlet ini merupakan salah satu contoh Digital Channel BNI dengan format thematic berbasis digital yang terbagi atas beberapa zona seperti Welcoming Zone, Discovery Zone, Waiting Hub, dan Transaction Zone. (BR/Arum)