Connect with us

Internasional

Pernyataan Bersama, Sejumlah Negara Eropa Desak Israel Batalkan Pembangunan Perumahan Yahudi di Kawasan Har Homa E

Ilustrasi, Pembangunan permukiman Yahudi di kawasan Har Homa E.

Langkah ini, bersamaan dengan kemajuan pembangunan permukiman di Givat HaMatos dan penggusuran yang terus berlanjut di Yerusalem Timur, termasuk di Sheikh Jarrah.

BISNISREVIEW.COM – Sejumlah negara eropa mendesak Israel untuk membatalkan keputusannya untuk memajukan pembangunan permukiman Yahudi di kawasan Har Homa E. Negara-negara eropa tersebut adalah Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, dan Inggris pada Kamis (6/5/2021).

Desakan tersebut tertuang dalam “pernyataan bersama” yang meminta pemerintah Israel untuk membatalkan keputusannya memajukan pembangunan 540 unit permukiman di daerah Har Homa E di Tepi Barat yang diduduki, dan untuk menghentikan kebijakan perluasan permukiman di seluruh wilayah Palestina.

“Permukiman itu ilegal menurut hukum internasional serta mengancam prospek penyelesaian damai untuk konflik Israel-Palestina,” bunyi pernyataan itu.

Jika diterapkan, kata pernyataan itu, “keputusan untuk memajukan permukiman di Har Homa, antara Yerusalem Timur dan Betlehem, akan menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada prospek Negara Palestina yang layak, di mana Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan Negara Palestina.

“Langkah ini, bersamaan dengan kemajuan pembangunan permukiman di Givat HaMatos dan penggusuran yang terus berlanjut di Yerusalem Timur, termasuk di Sheikh Jarrah, juga merusak upaya untuk membangun kembali kepercayaan antara para pihak, menyusul dimulainya kembali kerja sama Israel-Palestina yang positif.

“Kami menyerukan kedua belah pihak untuk menahan diri dari tindakan sepihak dan melanjutkan dialog yang kredibel dan bermakna, untuk memajukan upaya solusi dua negara dan mengakhiri konflik,” kata pernyataan itu juga. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Internasional