Connect with us

Bisnis

Secara Harian Koin Kripro Terkoreksi, Namun Secara Mingguan Cenderung Membaik

Pasar Kripto Terkoreksi

BISNISREVIEW.COM – Pasar kripto melemah dihantui sentiment negatif. Meski demikian, Bitcoin masih anteng di level US$ 28 ribu.

Koin kripto besar mengalami koreksi harian, namun secara mingguan pasar cenderung menguat, pasca ombang-ambing sentimen pasar yang mulai membaik.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Senin pagi (3/4/2023) pukul 06.50 WIB, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) turun 0,73% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin berada di level US$ 28.178,53 per koin atau setara Rp 422,53 juta (kurs, Rp 14.995).

Senasib dengan Bitcoin, Ethereum (ETH) juga melemah pagi ini. ETH terkoreksi 1,46% dalam sehari terakhir. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level US$ 1.794,63 per koin. Hal serupa juga terjadi pada Binance coin (BNB) turun dalam 24 jam sebesar 0,35%. Membuat BNB dibanderol dengan harga US$ 313,79 per koin.

Dikutip dari Cryptonews, pasar kripto melemah karena dihantui sentiment negatif. Mulai dari kabar pemerintah Amerika Serikat (AS) akan melelang 41.490 BTC pada 2023, hal ini terungkap dalam dokumen pengadilan terkait hukuman James Zhong.

DiPasquale, CEO BitBull Capital mencatat bahwa harga Bitcoin yang berada di atas moving average 200 hari (MA200) menunjukkan indikator kuat terjadinya pasar bullish.

Harga Ethereum juga cenderung tidak begitu mengalami perubahan yang signifikan, di tengah pengembangan yang digarap oleh Shanghai. Perkembangan tersebut difokuskan dalam transisi Ethereum yang mampu membuat jaringan proof-of-stake (PoS). Jaringan tersebut memungkinkan pelaku pasar melakukan withdraw, atau pengambilan stake dari koin ETH.

Ekspektasi dari minggu ini yaitu adanya rilis data produktivitas sebagai pengukur potensi ekonomi Amerika Serikat ke depan. Berdasarkan Biro Sensus Amerika Serikat (AS), pesanan barang tahan lama akan menurun 1% Month-on-Month (MoM).

Departemen Tenaga Kerja AS akan mengumumkan gaji non pertanian dengan lonjakan 225.000 pekerjaan dan pengangguran betahan di level 3,6%.

Meliput wawancara CoinDesk TV dengan Marc Chandler menyatakan tekanan finansial awal bulan sedang surut, sehingga memungkinkan pasar fokus pada menguatnya pasar tenaga kerja dan inflasi tertalu tinggi untuk The Fed.

Ethereum hari ini juga menunjukkan pelemahan sebesar 1,44% ke US$ 1.789.13/koin atau setara dengan Rp 26.813/koin. Penguatan mingguan juga terlihat pada mata uang kripto Ethereum juga dalam sepekan terakhir sebesar 0,76%.

BNB masih terus melemah, atas gugatan yang dialaminya, sebesar 1,01% menyentuh harga US$313.53 atau setara Rp4.698.890/koin. Dalam janga waktu 7 hari, BNB masih melemah 3,78%, sehingga kapitalisasi perusahaan saat ini berada pada nilai US$79,68 miliar.

Dalam jangka waktu satu minggu, mata uang kripto yang mengalami penurunan signifikan diantaranya BNB (-4,51%), MATIC (-0,96%). Sedangkan, peningkatan signifikan dalam seminggu terakhir dialami oleh XRP (+16,22%), ADA (+7,22%), dan DOGE (+6,04%).

Pekan lalu pasar kripto ‘dihatui’ dengan informasi yang serba tidak pasti, seperti kegagalan perbankan, inflasi, dan tindakan dari regulator kripto yang membuat pelaku pasar terombang-ambing.

Ketidakpastian pekan lalu membuat pasar kripto tertahan dan kembali ke bawah setelah menyentuh level psikologis US$28.000. Bitcoin mampu bertahan, tidak mengalami kenaikan dan penurunan yang signifikan, atau sideway di tengah sentimen pasar. (BR/Arum)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Bisnis